Karawang, Infonewsnusantara – Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Cibalongsari, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, memasuki agenda penting melalui pelaksanaan pengambilan nomor urut calon kepala desa yang berlangsung di Kantor Desa Cibalongsari, Kamis (15/10/2026), mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan tersebut berlangsung tertib, aman, dan kondusif. Masing-masing bakal calon yang telah ditetapkan sebagai calon kepala desa hadir bersama para pendukungnya untuk mengikuti tahapan pengambilan nomor urut sebagai bagian dari proses demokrasi di tingkat desa.
Pelaksanaan tahapan tersebut dihadiri Ketua Panitia 11 Desa Cibalongsari, Yopie Yulianto, S., bersama Tim Penguji Pilkades tingkat Kecamatan Klari, unsur Pemerintah Desa Cibalongsari, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Cibalongsari, serta TNI dan Polri.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tahapan Pilkades agar berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung. Papar Yopie selaku ketua panitia
Berdasarkan hasil pengambilan nomor urut, empat calon Kepala Desa Cibalongsari untuk masa bakti 2026–2034 memperoleh nomor urut sebagai berikut:
Titi Hayati — Nomor Urut 1.
Taufik Ibrahim — Nomor Urut 2.
Ade Juliyani — Nomor Urut 3.
Jauhar Maknun — Nomor Urut 4.
"Pengambilan nomor urut bukan sekadar tahapan administratif, melainkan juga menjadi momentum bagi setiap calon untuk mempersiapkan diri menghadapi kontestasi demokrasi desa. Melalui proses ini, masyarakat mulai mengenali identitas masing-masing kandidat berdasarkan nomor urut yang diperoleh." Ucap yopie
Dalam konteks demokrasi di tingkat desa, Pilkades memiliki arti strategis karena kepala desa merupakan figur yang berperan langsung dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pemberdayaan masyarakat, serta pelayanan publik.
Lebih lanjut yopie menjelaskan, Oleh karena itu, pelaksanaan Pilkades diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi untuk memperoleh dukungan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang bagi lahirnya gagasan, visi, dan misi yang berorientasi pada kemajuan desa serta peningkatan kesejahteraan warga.
Yopie berharap, Situasi kondusif yang terjaga selama pengambilan nomor urut menjadi modal positif dalam mengawal tahapan Pilkades Cibalongsari selanjutnya. Seluruh pihak diharapkan dapat mempertahankan suasana yang aman, damai, dan demokratis, dengan mengedepankan sikap saling menghormati di tengah perbedaan pilihan politik.
Para calon beserta pendukungnya juga diharapkan mampu menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi, menjunjung tinggi etika politik, serta menghindari tindakan yang berpotensi memicu perselisihan di tengah masyarakat.
Pada akhirnya, keberhasilan Pilkades tidak hanya diukur dari terlaksananya seluruh tahapan secara tertib, tetapi juga dari kemampuan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan dan menjadikan proses demokrasi sebagai sarana untuk menentukan pemimpin yang mampu membawa Desa Cibalongsari menuju tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
Dengan diperolehnya nomor urut oleh keempat calon, tahapan Pilkades Cibalongsari masa bakti 2026–2034 selanjutnya diharapkan dapat berjalan lancar, transparan, dan menjunjung tinggi prinsip demokrasi, sehingga menghasilkan pemimpin yang memperoleh kepercayaan masyarakat serta mampu mengemban amanah demi kepentingan bersama. (Ki)

FOLLOW THE Infonews Nusantara AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow Infonews Nusantara on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram