-->

Berita Terbaru Hari Ini

Ads

Politik

Majalengka

DAERAH

Selasa, 23 Juni 2026

Perkuat Ketahanan Pangan, Kementan RI dan Kodim 0604/Karawang Tinjau Proyek Pompanisasi di Lemahabang

KARAWANG, Infonews Nisantara - Langkah nyata dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan terus digalakkan. Jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 0604/Karawang mendampingi tim dari Kementerian Pertanian RI saat memantau langsung pembangunan Instalasi Rumah Pompa (IRPOM) serta Instalasi Rumah Pompa dan Pipa (IRPIP).

 Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (24/6) pukul 10.00 WIB ini berpusat di Dusun Sindang Karya RT 024/007, Desa Lemahabang, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Karawang.

Peninjauan ini dihadiri oleh jajaran krusial dari Kementan RI, di antaranya Hamid Sangaji, SP.MP (Kepala Balai Pengelolaan Lahan & Irigasi Pertanian Bandung), Yopi Sepriana, S.Kom (Tim Kerja Program & Evaluasi), dan M. Agung Syamsudin, ST.MT (Panitera Kepala Balai). 

Kehadiran mereka disambut hangat oleh perwakilan Dinas Pertanian Karawang, Asep Saprudin, serta Pelda Mulyana selaku Bati Wanwil Kodim 0604/Karawang, yang didampingi oleh Ketua Kelompok Tani (Poktan) Ugih Sugiana dan Penyuluh Pertanian Lapangan, Iwan Setiawan.

Setelah berkumpul di kediaman Ketua Poktan, rombongan langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kualitas bangunan fisik dan performa mesin pompa.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, tim Kementan menyatakan kepuasannya karena seluruh spesifikasi infrastruktur yang dibangun telah berjalan rapi dan sepenuhnya sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang ditentukan.

Kehadiran instalasi ini langsung memicu rasa syukur yang mendalam dari para petani lokal yang selama ini sering kesulitan air. 

Ketua Poktan, Ugih Sugiana, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian pemerintah pusat dan TNI.

"Sebelumnya, lahan sawah seluas sekitar 50 hektare di sini sering sekali terlambat mendapatkan pasokan air saat memasuki musim olah tanah. Alhamdulillah, lewat program ini kami sekarang tidak perlu khawatir lagi kekurangan air untuk bertani," ujar Ugih dengan penuh optimisme.

Di sisi lain, Pelda Mulyana menjelaskan bahwa dampak program ini sebenarnya jauh lebih luas dari sekadar wilayah Lemahabang. 

Berdasarkan data terkini, jangkauan program IRPOM dan IRPIP di wilayah Kabupaten Karawang telah menyentuh 8 kecamatan dan 23 desa.

Total fasilitas yang berhasil dibangun mencapai 31 unit IRPOM dan 1 unit IRPIP, yang kini secara produktif dimanfaatkan oleh 32 kelompok tani demi mewujudkan kedaulasi pangan dan menjamin kelancaran sistem irigasi di lumbung padi Jawa Barat. (Ki).

Rabu, 17 Juni 2026

Bati Wanwil Kodim Karawang Pantau Pekerjaan Konstruksi IRPOM di Desa Lemahabang

KARAWANG, Infonews Nusantara – Bati Wilayah Kodim melaksanakan pemantauan langsung terhadap pelaksanaan pekerjaan konstruksi Instalasi Rumah Pompa Air dan Irigasi (IRPOM) yang berlokasi di Dusun Sindang Karya, RT 024/RW 007, Desa Lemahabang, Kecamatan Lemahabang. Kegiatan ini secara resmi baru dimulai pada hari ini. Rabu (17/6/2026).
 
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Kelompok Tani (Poktan) Mukti Asih 1 Desa Lemahabang, Ugih Sugiana, menyampaikan bahwa program ini sangat dinantikan oleh para petani.
 
“IRPOM ini dibangun sebagai langkah antisipasi untuk mengatasi permasalahan kekeringan yang sering melanda lahan persawahan warga. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan kebutuhan air pertanian dapat terpenuhi dengan baik,” ujarnya.
 
Secara keseluruhan, program peningkatan sarana irigasi ini menjangkau 32 kelompok tani yang tersebar di 8 kecamatan. Jumlah pembangunannya meliputi 31 unit IRPOM dan 1 unit Instalasi Rumah Pompa Air dan Irigasi Perpipaan (IRPIP).
 
Pemantauan ini dilakukan guna memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana, tepat waktu, dan dapat memberikan manfaat maksimal bagi kesejahteraan petani serta ketahanan pangan di wilayah tersebut. (Ki).

Selasa, 16 Juni 2026

Dandim Karawang Kawal Paten, Sapa Siswa SD, dan Tinjau Rutilahu Mak Aceum


KARAWANG, Infonews Nusantara —
Dandim 0604/Karawang Letkol Inf Nanda Siswanto mendampingi Bupati H. Aep Saepuloh dalam rangkaian kunjungan kerja maraton di Kecamatan Telagasari, Rabu (17/6/2026). 

Kegiatan ini mencakup peninjauan pelayanan publik, penanganan stunting, hingga program pengentasan kemiskinan.

Rangkaian diawali dengan meninjau pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Posyandu Mawar I, Desa Pasirmukti. Dandim menegaskan peran TNI dalam mendukung program kesehatan daerah.

"TNI melalui Babinsa siap bersinergi mengawal program Pemkab untuk memonitor tumbuh kembang anak di Karawang," ujar Letkol Inf Nanda Siswanto.


Momen menarik terjadi usai dari posyandu, saat iring-iringan kendaraan dinas disambut riuh oleh ratusan siswa SDN Pasirmukti I di pinggir jalan. 

Dandim dan Bupati langsung turun dari mobil untuk menyapa, bersalaman, serta membagikan minuman kemasan.

"Melihat tawa ceria anak-anak tadi menjadi suntikan energi bagi kami di Forkopimda untuk terus hadir di tengah masyarakat," ungkap Dandim.

Perjalanan berlanjut ke Dusun Sindangpalay 2, RT 14/RW 04, untuk meninjau Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) milik Mak Aceum (78), seorang lansia sebatang kara, yang pengerjaan fisiknya dikebut oleh Pemkab Karawang dengan target 14 hari.

Pada kesempatan ini, Dandim menyerahkan langsung bantuan paket sembako dan santunan.

"Kondisi Mak Aceum wajib menjadi perhatian bersama. Kami mengapresiasi langkah cepat Pemkab Karawang yang membangun rumah ini dalam waktu 14 hari. Kami dari unsur TNI hadir memberikan dukungan penuh, sembako, serta santunan untuk meringankan beban harian beliau," tegas Dandim.

Menutup rangkaian kegiatan, Dandim bersama rombongan singgah di Resto Sambel Bledagz guna mendukung pelaku UMKM kuliner lokal di Telagasari.

"Menu ayam kampung, telur dadar dan sambalnya benar-benar top. Ini potensi kuliner lokal yang wajib kita dukung bersama," pungkas Letkol Inf Nanda Siswanto.

Senin, 15 Juni 2026

Peringati Tahun Baru Islam, Bupati Karawang: Momentum Perkuat Kebersamaan dan Karakter Religius Karawang

KARAWANG, Infonews Nusantara - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang menggelar doa bersama dan pawai obor dalam memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah.

"Agenda ini (doa bersama dan pawai obor) merupakan momentum untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, kebersamaan, dan identitas religius daerah," ujar Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh disela memperingati Tahun Baru Islam di Karawang, Senin (15/6/2026).

Ia menyampaikan, semangat Tahun Baru Islam harus menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus memperkuat nilai religius dan menjaga persatuan.

Selain itu, harus menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama dalam membangun Karawang yang lebih maju.

Disebutkan, kegiatan memperingati Tahun Baru Islam dengan doa bersama dan pawai obor ini merupakan agenda tahunan yang tidak hanya memiliki makna spiritual, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

"Kita menginginkan momentum ini terus dilaksanakan setiap tahun. Karawang bukan hanya dikenal sebagai kawasan industri maupun lumbung padi, tetapi juga memiliki kekayaan yang luar biasa berupa pesantren-pesantren yang menjadi bagian dari identitas daerah," ungkapnya.

Sementara itu, peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah dipusatkan di kompleks Islamic Center, Karawang, tepatnya di Masjid Al-Jihad, jalan raya Ahmad Yani Karawang.

Kegiatan ini diawali dengan tausiyah doa akhir tahun secara berjamaah, dilanjutkan dengan Shalat Magrib, doa awal tahun, serta pawai obor di sepanjang jalan raya Ahmad Yani Karawang.

Pawai obor melibatkan para pegawai di seluruh organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Karawang, para camat, instansi vertikal, dan berbagai elemen masyarakat.

Bupati Aep menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan berkontribusi dalam menyukseskan rangkaian peringatan tahun baru Islam.

"Keterlibatan seluruh elemen masyarakat menjadi bukti bahwa semangat gotong-royong dan ukhuwah masih terjaga dengan baik di Karawang," ucapnya.

Rabu, 10 Juni 2026

Pemkab Karawang Raih Opini WTP BPK 11 Kali Berturut-turut

KARAWANG, Infonews Nusantara - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025. Penghargaan tersebut menjadi yang ke-11 kalinya secara berturut-turut diterima Kabupaten Karawang sejak tahun 2015.

Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) LKPD dilakukan oleh Kepala BPK Jawa Barat kepada Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh di Kantor BPK Jawa Barat, Bandung, Selasa (9/6/2026).

Bupati Aep Syaepuloh mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemkab Karawang yang selama ini berupaya menjaga pengelolaan keuangan daerah tetap baik dan transparan.

"Alhamdulillah, Karawang kembali meraih opini WTP. Ini adalah hasil kerja keras seluruh perangkat daerah dan semua pihak yang telah berkomitmen menjaga kepercayaan masyarakat," kata Aep.

Menurutnya, prestasi tersebut harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih serta akuntabel.

Aep menegaskan, Pemkab Karawang akan terus menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran daerah agar kepercayaan publik tetap terjaga.

"Semoga capaian ini menjadi penyemangat bagi kita semua untuk bekerja lebih baik lagi dalam melayani masyarakat," ujarnya.

Opini WTP merupakan penilaian tertinggi dari BPK terhadap laporan keuangan pemerintah daerah. Predikat ini menunjukkan bahwa laporan keuangan telah disusun sesuai standar akuntansi pemerintahan dan dinilai wajar tanpa adanya pengecualian.

Dengan raihan WTP ke-11 secara beruntun, Karawang kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga tata kelola keuangan daerah yang baik, transparan, dan dapat dipertanggung jawabkan.

Prestasi tersebut juga semakin memperkuat citra positif Kabupaten Karawang sebagai daerah yang konsisten menerapkan pengelolaan keuangan publik secara profesional. 

Ketua DPRD Kabupaten Karawang, Endang Sodikin, mengapresiasi keberhasilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang yang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Tahun ini menjadi pencapaian istimewa karena Karawang berhasil mempertahankan opini WTP selama 11 tahun berturut-turut sejak 2015.

Menurut Endang, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras pemerintah daerah dalam mengelola keuangan secara baik dan akuntabel, yang juga didukung fungsi pengawasan DPRD.

"Alhamdulillah, Kabupaten Karawang kembali meraih WTP untuk hasil pemeriksaan tahun anggaran 2025. Ini capaian yang sangat membanggakan dan menjadi bukti kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah," kata Endang usai menerima hasil pemeriksaan BPK RI di Bandung.

Ia mengatakan DPRD akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar penggunaan anggaran daerah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, prestasi tersebut juga menunjukkan adanya komitmen bersama dalam menjaga tata kelola pemerintahan yang transparan dan bertanggung jawab.

"Ke depan tentu kita ingin prestasi ini terus dipertahankan. Yang terpenting, anggaran daerah dapat digunakan secara tepat sasaran untuk kepentingan masyarakat," ujarnya. (Red).

JAKARTA

PERISTIWA

© Copyright 2019 Infonews Nusantara | All Right Reserved