-->

Berita Terbaru Hari Ini

Ads

Politik

Majalengka

DAERAH

Kamis, 28 Mei 2026

Pemkab Karawang Salurkan Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton dan 25 Ekor Sapi ASN Berbagi

Karawang, Infonews Nusantara - Kabupaten Karawang kembali mendapat kehormatan menerima bantuan sapi kurban Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam momentum Hari Raya Iduladha 1447 H/2026 M. Sapi kurban dengan bobot fantastis mencapai 1,2 Ton tersebut disembelih di Rumah Dinas Bupati Karawang pada Rabu (27/5/26).

"Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak Presiden Prabowo Subianto yang mana alhamdulillah ini tahun kedua kita menerima hewan kurban dengan berat 1,2 Ton," ujar Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh.

Ia memastikan bahwa memastikan bahwa proses penyembelihan dilakukan oleh tenaga profesional yang tergabung dalam Juru Sembelih Halal Indonesia (Juleha). Hal ini dilakukan untuk menjamin kehalalan dan kelayakan daging kurban sesuai syariat. 

"Dan ini juga kita akan sembelih yang memiliki sertifikasi yaitu Juleha, tahun kemarin juga sama. Dan insyaallah ini sapi dengan berat 1,2 ton ini akan kami bagikan kepada masyarakat khususnya di wilayah utara," ucapnya.

Selain sapi dari Presiden, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang juga mendistribusikan hewan kurban sebanyak 25 ekor untuk dibagikan kepada masyarakat secara adil dan tepat sasaran melalui program ASN Berbagi dengan sasaran utamanya adalah ibu hamil dan anak stunting.

"Hari ini juga kami Pemerintah Kabupaten Karawang ada ASN Berbagi yang akan dibagikan kepada ibu hamil dan anak stunting. ada 25 sapi yang akan didistribusikan dan setiap tahunnya juga kami alhamdulillah melaksanakan berkurban," ujarnya. 

Melalui momentum Idul Adha 1447 Hijriah, Bupati Aep berharap semangat keikhlasan, pengorbanan dan kepedulian sosial yang diajarkan senantiasa memperkuat persatuan, mempererat kebersamaan serta menghadirkan keberkahan bagi seluruh masyarakat Karawang. (Red)

Rabu, 27 Mei 2026

Prajurit Kodim 0604/Karawang Salurkan Ratusan Paket Daging Kurban Untuk Warga

KARAWANG,Infonews Nusantara – Memanfaatkan momentum suci Hari Raya Idul Adha, Kodim 0604/Karawang menggelar aksi sosial keagamaan dengan menyembelih 43 ekor hewan dan menyalurkan ratusan paket daging kurban kepada masyarakat yang berhak menerima.

Menggunakan armada sepeda motor, para personel secara serentak dilepas dari Makodim untuk mengantarkan amanah kurban langsung ke pintu-pintu rumah warga (door-to-door). 

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasdim Mayor Inf Saiful Husna, mewakili Dandim 0604/Karawang Letkol Inf Nanda Siswanto.

"Ibadah kurban ini adalah momentum terbaik untuk meningkatkan ketakwaan sekaligus mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat. Hari ini, kami pastikan seluruh paket daging kurban didistribusikan secara cepat dan tepat sasaran," ungkap Kasdim Mayor Inf Saiful Husna pada Selasa (27/5/2026).

Agar sebaran daging kurban merata dan tidak menimbulkan kerumunan di Makodim, pihak panitia mendistribusikan paket-paket tersebut melalui 12 Komando Rayon Militer (Koramil) jajaran.

Para Babinsa menjadi ujung tombak dalam menyisir wilayah binaan masing-masing.

Penggunaan kendaraan roda dua sengaja dipilih agar para prajurit dapat bergerak lincah menyusuri gang-gang sempit dan daerah pelosok yang sulit diakses kendaraan roda empat. 

Langkah ini menjamin daging kurban sampai ke tangan warga dalam kondisi bersih dan segar.

Antusiasme warga terlihat jelas saat para personel berseragam loreng mengantarkan paket daging kurban. Respons positif dan rasa syukur salah satunya datang dari Badri, seorang Ketua RT setempat yang wilayahnya menerima penyaluran daging kurban tersebut.

"Saya sangat berterima kasih atas kepedulian Kodim Karawang. Kami mengaturkan banyak-banyak terima kasih kepada Bapak Dandim beserta jajaran. Semoga bantuan daging kurban ini memberikan manfaat yang besar bagi saya dan seluruh warga saya," tutur RT Badri dengan penuh rasa syukur.

Melalui ibadah kurban tahun ini, Kodim 0604/Karawang berkomitmen untuk terus menebar kebaikan, meringankan beban ekonomi masyarakat, serta memperkokoh kemanunggalan antara TNI dan rakyat di wilayah Karawang. (Ki).

Senin, 25 Mei 2026

Bupati Karawang resmikan Pelayanan BPJS di RSUD Rengasdengklok

Karawang, Infonews Nusantara - Dalam rangka mendekatkan pelayanan kesehatan untuk masyarakat Karawang bagian Utara, Bupati Karawang secara resmi meluncurkan pelayanan bagi pasien peserta BPJS Kesehatan di RSUD Rengasdengklok pada Senin (11/5/26).

Hadirnya layanan BPJS Kesehatan di RSUD Rengasdengklok merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Karawang dalam mewujudkan pemerataan akses kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat Karawang khususnya wilayah utara.

Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya atas hadirnya pelayanan BPJS Kesehatan di RSUD Rengasdengklok yang menjadi cita-cita masyarakat Karawang khususnya wilayah Utara.

"Alhamdulillah ini rasa kebahagian saya, dulu ini cita-cita masyarakat khususnya di wilayah Utara kini bisa terlaksana. Hari ini kita berhasil mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat khususnya di wilayah utara," ujarnya.

Bupati Aep juga menekankan komitmen pemerintah dalam fasilitas kesehatan menjadi salah satu prioritas salah satunya melalui program Universal Health Coverage (UHC).

Ia berpesan kepada seluruh jajaran RSUD Rengasdengklok dengan fasilitas yang dimiliki bisa memberikan kualitas layanan yang terbaik untuk masyarakat.

"Gedung dan peralatan sudah bagus, jadi berikan pelayanan terbaik. Saya titip dijaga semuanya," tegasnya.

Dengan beroperasinya layanan BPJS di RSUD Rengasdengklok, diharapkan mampu mendekatkan pelayanan kepada masyarakat di wilayah Utara Karawang sehingga penanganan medis menjadi lebih cepat, efisien, dan tepat sasaran. (Red).

Terjebak Janji Upah Tinggi di Kebun Tebu, Bupati Aep Selamatkan 8 Warga Karawang Diduga Korban TPPO

Karawang, Infonews Nusantara - Harapan delapan warga Karawang untuk membawa pulang penghasilan besar dari luar daerah, berubah menjadi pengalaman pahit yang nyaris menyerupai praktik perbudakan kerja. 

Mereka berangkat ke Kabupaten Ogan Komering Ilir untuk bekerja di kebun tebu setelah tergiur tawaran upah tinggi dari seorang mandor asal Lampung.

Salah seorang korban, Dede Erwin (45), warga Rengasdengklok Utara, mengaku awalnya dijanjikan upah sebesar Rp420 ribu per hari. Selain itu, para pekerja juga disebut akan mendapat makan tiga kali sehari serta jatah kopi tiga kali dalam sehari selama bekerja. Namun kenyataan di lapangan jauh berbeda.

“Pas sampai kesana ternyata bukan sistem harian, tapi borongan,” ujar Dede.

Ia menceritakan, selama tiga hari bekerja memotong tebu, kelompoknya mampu menghasilkan sekitar 30 ton. Akan tetapi, hasil yang dicatat hanya 11 ton. Dari pekerjaan tersebut, Dede hanya menerima sekitar Rp1,64 juta.

Situasi semakin sulit ketika berbagai potongan biaya mulai dibebankan kepada para pekerja. Janji makan dan minum gratis ternyata tidak pernah ada. Mereka justru harus berhutang di warung untuk kebutuhan sehari-hari hingga tagihannya menumpuk mencapai Rp2,61 juta.

“Banyak potongan dari mandor yang enggak masuk akal,” katanya.

Para pekerja sebenarnya ingin bertahan sambil mengumpulkan ongkos untuk pulang. Namun keadaan memanas saat pembagian upah. Perselisihan dengan mandor nyaris berujung perkelahian.

Di tengah kebuntuan itu, Dede mencoba menghubungi Kepala Desa Rengasdengklok Utara. Dari komunikasi itulah proses pemulangan mulai dilakukan hingga akhirnya para korban dapat kembali ke Karawang dan dijemput langsung oleh Pemkab Karawang melalui Dinas Sosial. 

Ada 8 warga. Yakni Dede Erwin (45), warga Rengasdengklok Utara, Jihad Akbar (29), warga Kertasari Rengasdengklok, Jamal Jamaludin (27) warga Rengasdengklok Selatan, Nandika Gumilang (29) warga Rengasdengklok Utara, Indoh Sugara (50) warga Rengasdengklok Utara, Acep Fahrudin (26) Rengasdengklok Utara, Sukama (50) warga Sukamakmur, dan Rehan Pratama (15) warga Rengasdengklok Utara. 

Kepulangan delapan warga tersebut dibantu oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh SE. Bupati menyebut, kasus itu memiliki kemiripan dengan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) berkedok penyaluran tenaga kerja.

“Mirip dengan kasus TPPO, terjadi perbudakan. Intinya, jangan mudah tergiur,” ujar Bupati Aep.

Menurutnya, iming-iming penghasilan besar kerap menjadi modus untuk menarik calon pekerja tanpa kejelasan sistem kerja dan perlindungan yang memadai.

Pemerintah daerah, kata Bupati, telah berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah, aparat kecamatan, hingga pemerintah desa untuk melakukan pendampingan terhadap para korban. 

“Alhamdulillah sekarang sudah sampai kembali di Karawang,” katanya.

Tak hanya itu, Bupati Aep juga menyatakan akan membantu mencarikan peluang pekerjaan bagi para korban agar mereka dapat kembali bekerja dengan aman dan layak di daerah sendiri.

“Saya berpikir untuk masa depan bapak-bapak ini. Insyaallah akan kami siapkan tempat pekerjaan. Tapi saya juga mengingatkan agar bekerja dengan benar dan tetap hati-hati terhadap tawaran kerja di luar daerah,” tuturnya. (Red).

Jumat, 22 Mei 2026

Pastikan Tepat Sasaran, Babinsa Tegal Sawah Kawal Pembagian Bantuan Pangan Warga

KARAWANG, Infonews Nusantara – Personel Babinsa TNI AD Koramil 0401/Kota melakukan pengawalan dan monitoring langsung terhadap penyaluran bantuan pangan di Aula Desa Tegal Sawah, Sabtu pagi (23/5/2026).

Langkah ini dilakukan guna memastikan bantuan dari pemerintah tersebut diterima langsung oleh masyarakat yang berhak tanpa kendala.

Dalam pemantauannya di lapangan, Babinsa menegaskan bahwa pengamanan ini bertujuan untuk menjaga ketertiban umum sekaligus memastikan transparansi selama proses distribusi berlangsung.

"Fokus utama kami di lapangan adalah memastikan seluruh proses pembagian bantuan berupa 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng untuk 580 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) ini berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran," ujar Serda Munawir Babinsa Desa Tegal Sawah dalam keterangannya, Sabtu (23/5).

Babinsa juga menambahkan, kelancaran agenda ini tidak lepas dari adanya sinergi dan koordinasi yang kuat bersama jajaran aparatur desa, Kasi Kesra, pihak PSM, pengurus RT/RW, serta dibantu oleh anggota Linmas.

Melalui pengaturan antrean yang rapi dan terstruktur sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai, penyaluran bantuan pangan di Aula Desa Tegal Sawah tersebut dilaporkan berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. (Red).

JAKARTA

PERISTIWA

© Copyright 2019 Infonews Nusantara | All Right Reserved