-->

Berita Terbaru Hari Ini

Ads

Politik

Majalengka

DAERAH

Selasa, 15 September 2026

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-393 Kabupaten Karawang, Momentum Memperkuat Kolaborasi Pembangunan

KARAWANG, Infonewsnusantara - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393, Senin, 14 September 2026, bertempat di Gedung Sidang DPRD Kabupaten Karawang.

Rapat paripurna tersebut dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM), jajaran Pemerintah Kabupaten Karawang, pimpinan dan anggota DPRD, serta sejumlah tokoh dan undangan lainnya.

Dalam momentum tersebut, Bupati Karawang turut menyerahkan potongan nasi tumpeng kepada Gubernur Jawa Barat sebagai simbol rasa syukur sekaligus penghormatan dalam peringatan hari jadi Kabupaten Karawang.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian tumpeng kepada Ketua DPRD Kabupaten Karawang, H. Endang Sodikin, S.Pd.I., S.H., M.H., serta para mantan Bupati dan Wakil Bupati dan mantan Ketua DPRD Kabupaten Karawang.

Peringatan Hari Jadi ke-393 Kabupaten Karawang tahun ini mengusung semangat “MOTEKAR” — Maju, Optimis, Tangguh, Efektif, Kolaboratif, Adaptif, dan Responsif.

Tema tersebut merefleksikan arah pembangunan daerah yang menempatkan kolaborasi, kemampuan beradaptasi, serta responsivitas pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat sebagai bagian penting dalam mewujudkan Karawang yang semakin maju dan berdaya saing.

Rapat Paripurna Istimewa tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi ruang refleksi atas perjalanan pembangunan Kabupaten Karawang sekaligus momentum untuk memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam menjawab tantangan pembangunan ke depan.

Dengan semangat MOTEKAR, Kabupaten Karawang diharapkan terus bergerak maju melalui sinergi pemerintah, DPRD, dunia usaha, masyarakat, serta seluruh elemen daerah.(Dinsky)

Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang

KARAWANG, Infonewsnusantara — Bertepatan dengan Hari Jadi ke-393 Kabupaten Karawang, Pemerintah Kabupaten Karawang resmi meluncurkan TANGKAR SuperApps pada Senin (14/9/2026). Aplikasi yang tadinya dikenal sebagai wadah pengaduan warga ini kini berubah menjadi satu portal terpadu untuk semua layanan publik di Karawang.

Peluncuran dilakukan langsung oleh Bupati Karawang bersama jajaran Forkopimda saat Apel Besar di Lapangan Karangpawitan.

Transformasi ini dibuat untuk mempermudah masyarakat. Jika sebelumnya warga harus mengunduh banyak aplikasi berbeda untuk mengakses layanan Pemkab, kini semuanya disatukan dalam satu pendaftaran dan satu pintu akses yang lebih cepat.

Pengembangan aplikasi ini merupakan hasil kolaborasi Diskominfo Karawang dengan tim Jakarta Smart City. Langkah ini juga menjadi bagian dari penerapan semangat MOTEKAR (Maju, Optimis, Tangguh, Efektif, Kolaboratif, Adaptif, dan Responsif) dalam pelayanan publik.

Saat ini, TANGKAR SuperApps sudah bisa diunduh oleh pengguna Android, dan ke depan akan terus dilakukan pengembangan baik penambahan layanan publik, fitur bahkan dapat diakses melalui perangkat berbasis iOS.

Fitur Unggulan TANGKAR SuperApps

Pada tahap awal peluncurannya, TANGKAR SuperApps menyediakan tujuh modul layanan utama:
1. Pengaduan Publik: Kanal resmi warga untuk melaporkan masalah atau menyampaikan aspirasi.
2. Kontak Darurat: Layanan cepat tanggap meliputi Dinkes, Damkar, Halo Dinsos, Satpol PP, Lapor Kapolres, hingga Perlindungan Perempuan dan Anak.
3. Layanan Publik & Perizinan: Akses mudah untuk urusan perizinan, kesehatan, pajak daerah, JDIH, Koperasi & UMKM, serta riset.
4. Ketenagakerjaan: Informasi bursa kerja (loker) dan layanan tenaga kerja daerah.
5. Pencegahan Stunting: Fitur edukasi mulai dari Kenali Stunting, Kalkulator Stunting, hingga Tanya Stunting.
6. Informasi Daerah: Profil Karawang, Open Data, harga pasar terkini, Karawang Dalam Angka, hingga statistik sektoral.
7. Berita: Update kabar terbaru seputar kegiatan dan kebijakan Pemkab Karawang.

Ke depan, pengembangan TANGKAR SuperApps akan dirancang berbasis human life cycle (fase kehidupan manusia), agar setiap kebutuhan layanan warga dari lahir hingga tua bisa diakses dalam satu aplikasi secara inklusif dan modern. (Red).

Senin, 14 September 2026

Bupati Aep Resmikan Jembatan Harmoni Sasak Bodas di Desa Wadas, Danramil: Semoga Bermanfaat bagi Warga

KARAWANG, Infonewsnusantara — Jembatan Harmoni Sasak Bodas di Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, resmi diresmikan Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, Selasa (15/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Danramil 0411/Telukjambe Kapten Inf Joko Siswoyo hadir mewakili Dandim 0604/Karawang Letkol Inf Nanda Siswanto.

Peresmian jembatan disambut antusias masyarakat. Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat mempermudah akses dan mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Bupati Aep mengatakan, pembangunan jembatan merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan akses masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi warga.

Sementara itu, Kapten Inf Joko Siswoyo berharap jembatan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik dan dijaga bersama.

“Semoga jembatan ini bermanfaat bagi masyarakat, memperlancar aktivitas warga dan bisa dijaga bersama,” ujar Kapten Joko.

Jembatan Harmoni Sasak Bodas memiliki panjang 12 meter dan lebar 5,5 meter. Pembangunannya menggunakan anggaran Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Karawang sekitar Rp2 miliar.

Dengan kembali dibukanya jembatan tersebut, masyarakat kini dapat lebih mudah melintas menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Pemerintah juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga fasilitas umum tersebut agar tetap aman dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. (Red).

Hari Jadi ke-393 Karawang, Pemkab Dorong Transformasi Birokrasi dan Pembangunan Daerah, Gubernur Jabar Apresiasi Penataan Infrastruktur

KARAWANG, Infonewsnusantara - Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke-393 Karawang yang bertempat di Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD Kabupaten Karawang, Senin (14/9/2026). Peringatan Hari JAdi KArawang tahun 2026 mengangkat tema Karawang MOTEKAR (Maju, Optimis, Tangguh, Efektif, Kolaboratif, Adaptif, dan Responsif).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus melakukan transformasi dan penataan pembangunan tanpa menambah beban anggaran daerah melalui efisiensi anggaran serta birokrasi yang lebih ringkas dan padat karya.

"393 tahun merupakan proses panjang yang tidak akan pernah selesai, Karawang akan terus berbenah diri. Dengan kemandirian fisikal murni, kami tidak ingin menghentikan pembangunan, tapi kami bertransformasi, kami rubah birokrasi menjadi padat karya dan lebih ringkas tanpa menambah beban anggaran," ujarnya.

Ia juga menyampaikan terkait fokus utama Pemkab Karawang saat ini meliputi penataan estetika kota hingga pemerataan infrastruktur di tingkat desa salah satunya yaitu melakukan rekonstruksi jalan serta penataan akses Pintu Tol Karawang Barat dan Karawang Timur hingga penertiban bangunan liar di wilayah strategis seperti Rengasdengklok dan Cikampek.

Selain itu, pada sektor pendidikan lanjutnya, Pemkab Karawang telah merenovasi 660 ruang kelas, pembangunan 121 unit sekolah baru, penyediaan modul belajar gratis tingkat SD dan SMP di 943 sekolah serta Program Karawang Cerdas yang telah disalurkan beasiswa kepada 11.775 siswa (SD hingga Perguruan Tinggi) pada tahun 2025 dan siap ditingkatkan pada 2026.

Bupati Aep juga menyampaikan berbagai program dan kebijakan yang telah dilakukan mulai dari capaian pembangunan manusia, cakupan Universal Health Coverage (UHC) yang terjaga di angka 98,30 persen hingga penyaluran bantuan benih gratis, perbaikan irigasi usaha tani dan BPJS Ketenagakerjaan untuk para nelayan.

Senada dengan hal tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, turut memberikan apresiasi atas keberhasilan Pemkab Karawang dalam mengambil alih penataan akses tol Karawang Timur dan Barat, penertiban kawasan Cikampek dan pembangunan lainnya yang telah dilaksanakan atau akan dilaksanakan.

Gubernur juga menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mendukung pembangunan infrastruktur strategis di wilayah Karawang pada tahun 2027, termasuk pelebaran jalan, pembenahan trotoar, Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalur Rengasdengklok-Batujaya, hingga konektivitas jalur Puncak 2, Loji, Kutamanah, hingga menghubungkan ke wilayah Cianjur.

"Kedepan tahun 2027, Jalan Proklamasi terus Rengasdengklok dan Batujaya akan kita lebarkan, kita rapikan, akan kita pasang sebagian trotoar dan juga PJU dan yang berikutnya mudah-mudahan tercapai tahun depan Jalan Puncak 2 dan sebagian Jalan ke arah Loji kemudian ke Kutamanah, Kutatandingan kesana kemudian nanti Cianjur," ujarnya.

Sebagai penutup, ia mengucapkan terima kasih dan selamat hari jadi Karawang serta berharap momentum hari jadi ke-393 menjadi semangat untuk membangun Kabupaten Karawang lebih baik kedepannya.

"Saya ucapkan terima kasih. Semoga di Hari Jadi ini menjadi semangat bagi kita semua untuk membangun Kabupaten Karawang, tandang makalangan," tutupnya. (Red).

Sabtu, 12 September 2026

DPRD Karawang Gelar Rapat Paripurna, Bahas Perubahan KUA-PPAS hingga APBD 2027

Karawang, Infonewsnusantara - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang kembali menggelar rapat paripurna dengan sejumlah agenda strategis yang berkaitan langsung dengan arah kebijakan pembangunan dan pengelolaan keuangan daerah.

Rapat yang berlangsung pada Jumat (11/9) tersebut menjadi salah satu forum penting dalam proses legislasi daerah. Sejumlah agenda dibahas, di antaranya persetujuan rancangan perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2026, pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Raperda, serta penyampaian Nota Pengantar Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dan APBD Tahun Anggaran 2027.

Rangkaian agenda tersebut mencerminkan posisi strategis DPRD dalam memastikan setiap kebijakan fiskal maupun regulasi daerah memiliki landasan perencanaan yang terukur dan berorientasi pada kepentingan publik.

Pembahasan perubahan KUA-PPAS, misalnya, tidak semata berkaitan dengan penyesuaian postur anggaran, tetapi juga menjadi instrumen untuk memastikan alokasi sumber daya daerah tetap relevan dengan dinamika kebutuhan masyarakat serta target pembangunan yang telah ditetapkan.

Di sisi lain, penyampaian Nota Pengantar Raperda mengenai perubahan APBD 2026 dan APBD 2027 menjadi tahapan penting dalam siklus penganggaran daerah. 

Proses tersebut membutuhkan pembahasan yang komprehensif agar kebijakan belanja pemerintah daerah mampu menjawab kebutuhan pembangunan secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

Rapat paripurna juga menegaskan pentingnya fungsi pengawasan dan legislasi DPRD dalam menjaga agar setiap kebijakan pembangunan tidak berhenti pada aspek administratif, melainkan memiliki dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan demikian, pembahasan agenda-agenda strategis tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara fungsi legislatif dan eksekutif dalam merumuskan kebijakan pembangunan Kabupaten Karawang yang adaptif, berkelanjutan, serta berpijak pada kebutuhan masyarakat.

Melalui proses pembahasan yang terbuka dan konstruktif, DPRD Kabupaten Karawang berupaya memastikan arah kebijakan fiskal dan pembangunan daerah ke depan semakin terukur, responsif, dan berorientasi pada terwujudnya Karawang yang maju serta sejahtera. (Dinsky)

JAKARTA

PERISTIWA

© Copyright 2019 Infonews Nusantara | All Right Reserved