-->

Berita Terbaru Hari Ini

Ads

Politik

Majalengka

DAERAH

Senin, 25 Mei 2026

Bupati Karawang resmikan Pelayanan BPJS di RSUD Rengasdengklok

Karawang, Infonews Nusantara - Dalam rangka mendekatkan pelayanan kesehatan untuk masyarakat Karawang bagian Utara, Bupati Karawang secara resmi meluncurkan pelayanan bagi pasien peserta BPJS Kesehatan di RSUD Rengasdengklok pada Senin (11/5/26).

Hadirnya layanan BPJS Kesehatan di RSUD Rengasdengklok merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Karawang dalam mewujudkan pemerataan akses kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat Karawang khususnya wilayah utara.

Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya atas hadirnya pelayanan BPJS Kesehatan di RSUD Rengasdengklok yang menjadi cita-cita masyarakat Karawang khususnya wilayah Utara.

"Alhamdulillah ini rasa kebahagian saya, dulu ini cita-cita masyarakat khususnya di wilayah Utara kini bisa terlaksana. Hari ini kita berhasil mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat khususnya di wilayah utara," ujarnya.

Bupati Aep juga menekankan komitmen pemerintah dalam fasilitas kesehatan menjadi salah satu prioritas salah satunya melalui program Universal Health Coverage (UHC).

Ia berpesan kepada seluruh jajaran RSUD Rengasdengklok dengan fasilitas yang dimiliki bisa memberikan kualitas layanan yang terbaik untuk masyarakat.

"Gedung dan peralatan sudah bagus, jadi berikan pelayanan terbaik. Saya titip dijaga semuanya," tegasnya.

Dengan beroperasinya layanan BPJS di RSUD Rengasdengklok, diharapkan mampu mendekatkan pelayanan kepada masyarakat di wilayah Utara Karawang sehingga penanganan medis menjadi lebih cepat, efisien, dan tepat sasaran. (Red).

Terjebak Janji Upah Tinggi di Kebun Tebu, Bupati Aep Selamatkan 8 Warga Karawang Diduga Korban TPPO

Karawang, Infonews Nusantara - Harapan delapan warga Karawang untuk membawa pulang penghasilan besar dari luar daerah, berubah menjadi pengalaman pahit yang nyaris menyerupai praktik perbudakan kerja. 

Mereka berangkat ke Kabupaten Ogan Komering Ilir untuk bekerja di kebun tebu setelah tergiur tawaran upah tinggi dari seorang mandor asal Lampung.

Salah seorang korban, Dede Erwin (45), warga Rengasdengklok Utara, mengaku awalnya dijanjikan upah sebesar Rp420 ribu per hari. Selain itu, para pekerja juga disebut akan mendapat makan tiga kali sehari serta jatah kopi tiga kali dalam sehari selama bekerja. Namun kenyataan di lapangan jauh berbeda.

“Pas sampai kesana ternyata bukan sistem harian, tapi borongan,” ujar Dede.

Ia menceritakan, selama tiga hari bekerja memotong tebu, kelompoknya mampu menghasilkan sekitar 30 ton. Akan tetapi, hasil yang dicatat hanya 11 ton. Dari pekerjaan tersebut, Dede hanya menerima sekitar Rp1,64 juta.

Situasi semakin sulit ketika berbagai potongan biaya mulai dibebankan kepada para pekerja. Janji makan dan minum gratis ternyata tidak pernah ada. Mereka justru harus berhutang di warung untuk kebutuhan sehari-hari hingga tagihannya menumpuk mencapai Rp2,61 juta.

“Banyak potongan dari mandor yang enggak masuk akal,” katanya.

Para pekerja sebenarnya ingin bertahan sambil mengumpulkan ongkos untuk pulang. Namun keadaan memanas saat pembagian upah. Perselisihan dengan mandor nyaris berujung perkelahian.

Di tengah kebuntuan itu, Dede mencoba menghubungi Kepala Desa Rengasdengklok Utara. Dari komunikasi itulah proses pemulangan mulai dilakukan hingga akhirnya para korban dapat kembali ke Karawang dan dijemput langsung oleh Pemkab Karawang melalui Dinas Sosial. 

Ada 8 warga. Yakni Dede Erwin (45), warga Rengasdengklok Utara, Jihad Akbar (29), warga Kertasari Rengasdengklok, Jamal Jamaludin (27) warga Rengasdengklok Selatan, Nandika Gumilang (29) warga Rengasdengklok Utara, Indoh Sugara (50) warga Rengasdengklok Utara, Acep Fahrudin (26) Rengasdengklok Utara, Sukama (50) warga Sukamakmur, dan Rehan Pratama (15) warga Rengasdengklok Utara. 

Kepulangan delapan warga tersebut dibantu oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh SE. Bupati menyebut, kasus itu memiliki kemiripan dengan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) berkedok penyaluran tenaga kerja.

“Mirip dengan kasus TPPO, terjadi perbudakan. Intinya, jangan mudah tergiur,” ujar Bupati Aep.

Menurutnya, iming-iming penghasilan besar kerap menjadi modus untuk menarik calon pekerja tanpa kejelasan sistem kerja dan perlindungan yang memadai.

Pemerintah daerah, kata Bupati, telah berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah, aparat kecamatan, hingga pemerintah desa untuk melakukan pendampingan terhadap para korban. 

“Alhamdulillah sekarang sudah sampai kembali di Karawang,” katanya.

Tak hanya itu, Bupati Aep juga menyatakan akan membantu mencarikan peluang pekerjaan bagi para korban agar mereka dapat kembali bekerja dengan aman dan layak di daerah sendiri.

“Saya berpikir untuk masa depan bapak-bapak ini. Insyaallah akan kami siapkan tempat pekerjaan. Tapi saya juga mengingatkan agar bekerja dengan benar dan tetap hati-hati terhadap tawaran kerja di luar daerah,” tuturnya. (Red).

Jumat, 22 Mei 2026

Pastikan Tepat Sasaran, Babinsa Tegal Sawah Kawal Pembagian Bantuan Pangan Warga

KARAWANG, Infonews Nusantara – Personel Babinsa TNI AD Koramil 0401/Kota melakukan pengawalan dan monitoring langsung terhadap penyaluran bantuan pangan di Aula Desa Tegal Sawah, Sabtu pagi (23/5/2026).

Langkah ini dilakukan guna memastikan bantuan dari pemerintah tersebut diterima langsung oleh masyarakat yang berhak tanpa kendala.

Dalam pemantauannya di lapangan, Babinsa menegaskan bahwa pengamanan ini bertujuan untuk menjaga ketertiban umum sekaligus memastikan transparansi selama proses distribusi berlangsung.

"Fokus utama kami di lapangan adalah memastikan seluruh proses pembagian bantuan berupa 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng untuk 580 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) ini berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran," ujar Serda Munawir Babinsa Desa Tegal Sawah dalam keterangannya, Sabtu (23/5).

Babinsa juga menambahkan, kelancaran agenda ini tidak lepas dari adanya sinergi dan koordinasi yang kuat bersama jajaran aparatur desa, Kasi Kesra, pihak PSM, pengurus RT/RW, serta dibantu oleh anggota Linmas.

Melalui pengaturan antrean yang rapi dan terstruktur sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai, penyaluran bantuan pangan di Aula Desa Tegal Sawah tersebut dilaporkan berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. (Red).

Kamis, 21 Mei 2026

Sentuhan Humanis Kodim 0604/Karawang, Renovasi Harapan Baru Anak-Anak Panti Asuhan Sultan Hasanuddin Jalil

KARAWANG, Infonews Nusantara – Senyum bahagia terpancar dari wajah puluhan anak asuh di Yayasan Sultan Hasanuddin Jalil. Panti asuhan yang baru saja berpindah lokasi ke Kampung Sukaasih, Dusun Krajan 1, Desa Curug, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang ini mendapat bantuan renovasi melalui program Karya Bakti TNI Kodim 0604/Karawang, Jumat (22/5/2026).

Menggunakan pakaian korve loreng, para prajurit TNI tampak sigap membenahi berbagai sudut bangunan panti sejak pukul 08.00 WIB. 

Aksi nyata ini menjadi oase bagi pihak yayasan yang tengah berjuang membenahi sarana dan prasarana yang sempat terbengkalai.

Ketua Yayasan Sultan Hasanuddin Jalil, Siti Sohrah, S.Pd.I., mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaan yang mendalam atas kepedulian yang ditunjukkan oleh jajaran Kodim 0604/Karawang.

"Kebahagiaan dan kesyukuran yang luar biasa, tidak bisa kami bahasakan dengan kata-kata. Kami dari pengurus yayasan mengucapkan banyak terima kasih yang luar biasa kepada Dandim Karawang beserta jajaran yang telah berpartisipasi membantu anak-anak kami merenovasi tempat yang baru ini," ujar Siti Sohrah dengan nada haru, Jumat (22/5/2026).

Siti menceritakan, yayasan ini berdiri sejak tahun 2003 dan mendapatkan legalitas resmi pada 2013. 

Berawal di Kampung Serang, Desa Mekarjaya, Kecamatan Purwasari, lembaga ini lahir dari keprihatinan melihat banyaknya anak-anak kurang mampu yang kehilangan hak pendidikan mereka.

Hingga saat ini, yayasan membina lebih dari 80 anak, di mana sekitar 35 hingga 40 anak tinggal menetap di panti siang dan malam.

Tidak hanya memberikan tempat tinggal, yayasan juga memfasilitasi pendidikan non-formal melalui PKBM (Paket A, B, dan C) agar seluruh anak asuh mendapatkan ijazah yang setara dengan sekolah formal (SD, SMP, SMA).

Karena keterbatasan ruang di lokasi lama,di mana tempat belajar, tidur, dan salat harus bercampurpihak yayasan akhirnya memutuskan pindah ke Desa Curug, Kecamatan Klari sekitar empat bulan yang lalu.

"Di tempat baru yang bernuansa alam ini anak-anak sangat bahagia. Namun, karena bangunan ini sudah sekitar 10 tahun tidak ditempati, tentunya banyak sarana dan prasarana yang harus dibenahi," jelasnya.

Kehadiran program Karya Bakti Kodim 0604/Karawang diakui Siti menjadi jawaban atas kendala renovasi fisik yang selama ini mereka hadapi. 

Ia berharap sinergi dan kepedulian dari TNI tidak berhenti sampai di sini, mengingat pemenuhan hak anak-anak yatim piatu dan telantar merupakan kewajiban moral semua pihak.

"Harapan kami ke depan, semoga (Kodim Karawang) bisa terus membantu kami, karena saya kira anak-anak ini adalah tanggung jawab kita bersama," pungkas Siti.

Aksi Karya Bakti Rehabilitasi ini, Kodim 0604/Karawang kembali membuktikan bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat bukan sekadar slogan, melainkan aksi nyata yang langsung menyentuh pemulihan kesejahteraan dan masa depan generasi bangsa. (Ki).

Rabu, 20 Mei 2026

Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Karawang Soroti Pentingnya Menjaga Tunas Bangsa

KARAWANG, Infonews Nusantara – Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar upacara memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tahun 2026 di Lapangan Plaza Pemda Karawang, Rabu (20/5/2026).

Peringatan tahun ini mengusung tema "Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara".

Upacara dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Karawang, H. Masalani, dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, termasuk perwakilan dari Kodim 0604/Karawang.

Usai kegiatan, Kepala Staf Kodim (Kasdim) Karawang, Mayor Inf Saiful Husna, yang hadir mewakili Dandim 0604/Karawang Letkol Inf Nanda Siswanto, menegaskan bahwa tema Harkitnas tahun ini merupakan instruksi strategis bagi seluruh elemen pengawal kedaulatan, termasuk TNI.

"Bagi kami di Kodim 0604/Karawang, tema 'Jaga Tunas Bangsa' adalah prioritas. TNI tidak hanya menjaga kedaulatan fisik, tetapi melalui pembinaan teritorial, kami berkomitmen membentuk karakter, mental, dan wawasan kebangsaan generasi muda di Karawang agar tidak tergerus pengaruh negatif yang merusak," tegas Mayor Inf Saiful Husna.

Upacara yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh personel TNI-Polri, aparatur sipil negara (ASN), organisasi kepemudaan, serta pelajar, dan ditutup dengan doa bersama untuk kedaulatan NKRI. (Ki).

JAKARTA

PERISTIWA

© Copyright 2019 Infonews Nusantara | All Right Reserved