-->

Kamis, 22 Oktober 2026

Ketua DPRD Karawang Hadiri Pengambulan Sumpah BPD Masa Bhakti 2026–2034

Karawang, Infonewsnusantara - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang, H. Endang Sodikin, S.Pd.I., S.H., M.H., menghadiri kegiatan pengambilan sumpah/janji anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) masa keanggotaan 2026–2034 yang diselenggarakan di Lapangan Karangpawitan, Kabupaten Karawang.

Kegiatan tersebut menjadi momentum strategis dalam memperkuat eksistensi BPD sebagai lembaga yang merepresentasikan aspirasi masyarakat desa sekaligus menjalankan fungsi musyawarah, pengawasan, dan penyaluran aspirasi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.

Pengambilan sumpah/janji bukan sekadar seremoni kelembagaan, melainkan manifestasi komitmen moral dan tanggung jawab konstitusional bagi setiap anggota BPD untuk mengemban amanah masyarakat secara profesional, berintegritas, serta berorientasi pada kepentingan publik.

Dalam tata kelola pemerintahan desa, BPD memiliki posisi penting dalam membangun mekanisme demokrasi partisipatif. Keberadaan lembaga ini diharapkan mampu menciptakan keseimbangan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, mendorong transparansi, serta memperkuat akuntabilitas dalam proses pengambilan kebijakan yang menyangkut kepentingan masyarakat.

Sinergi antara BPD, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat menjadi faktor fundamental dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan riil warga. Oleh karena itu, setiap anggota BPD dituntut untuk mengedepankan dialog, menjunjung tinggi etika kelembagaan, serta mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

Ketua DPRD Kabupaten Karawang, H. Endang Sodikin, melalui kehadirannya dalam kegiatan tersebut, menunjukkan perhatian terhadap penguatan kelembagaan desa sebagai salah satu pilar penting dalam sistem pemerintahan daerah. Desa yang memiliki tata kelola baik, partisipasi masyarakat yang kuat, serta lembaga representatif yang berfungsi optimal merupakan fondasi penting bagi kemajuan Kabupaten Karawang.

Masa keanggotaan 2026–2034 diharapkan menjadi periode pengabdian yang produktif bagi seluruh anggota BPD dalam mengawal aspirasi masyarakat, memperkuat fungsi pengawasan, serta mendorong lahirnya kebijakan desa yang responsif terhadap kebutuhan warga.

Dengan mengedepankan integritas, profesionalisme, dan semangat gotong royong, anggota BPD diharapkan mampu menjalankan amanah secara konsisten serta berkontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat desa.

Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga oleh kualitas partisipasi masyarakat dan efektivitas lembaga demokrasi di tingkat desa. (Dinsky)

DPRD Karawang Gelar Rapat Paripurna, Bahas Perubahan APBD 2026 dan Tata Tertib DPRD

KARAWANG, infonewsnusantara - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang menggelar Rapat Paripurna pada Rabu (30/9/2026) dengan sejumlah agenda penting terkait penyelenggaraan pemerintahan daerah, termasuk persetujuan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.

Rapat paripurna tersebut menjadi bagian dari upaya DPRD Kabupaten Karawang dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan guna memastikan kebijakan daerah berjalan sesuai dengan kepentingan masyarakat.

Berdasarkan agenda rapat, terdapat tiga pembahasan utama. Pertama, persetujuan dan penetapan Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Karawang tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

Kedua, penyampaian perubahan Surat Keputusan DPRD mengenai penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026. Ketiga, pembentukan tim penyusun pembahasan perubahan Peraturan DPRD Nomor 1 Tahun 2024 tentang Tata Tertib DPRD.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Karawang, Dian Fahrud Jaman, M.Ip, menyampaikan bahwa rapat paripurna merupakan bagian penting dari proses pengambilan keputusan di lembaga legislatif daerah. Melalui pembahasan yang terarah, berbagai kebijakan diharapkan dapat disusun secara terukur dan bertanggung jawab.

Menurutnya, setiap agenda rapat menjadi ruang untuk menyatukan pandangan, membahas berbagai kepentingan, serta memastikan keputusan yang diambil tetap berorientasi pada kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Pembahasan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 menjadi salah satu agenda strategis karena berkaitan dengan pengelolaan keuangan daerah dan pelaksanaan program pembangunan. Sementara itu, perubahan Propemperda serta penyempurnaan tata tertib DPRD diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi lembaga legislatif secara lebih efektif.

DPRD Kabupaten Karawang diharapkan terus memperkuat komitmen dalam mengawal aspirasi masyarakat, meningkatkan kualitas pembentukan peraturan daerah, serta memastikan penyelenggaraan pemerintahan berjalan secara transparan dan bertanggung jawab.

“Dari ruang sidang, untuk kemajuan Karawang. Bekerja, mengawal aspirasi, dan terus hadir untuk masyarakat,” demikian semangat yang disampaikan Dian Fahrud Jaman dalam keterangannya.

Melalui rapat paripurna tersebut, DPRD Kabupaten Karawang menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan amanah rakyat melalui proses pembahasan, musyawarah, dan pengambilan keputusan yang berpihak pada kepentingan masyarakat Kabupaten Karawang.(Dinsky)

Kamis, 15 Oktober 2026

Pengambilan Nomor Urut Calon Kepala Desa Cibalongsari Berlangsung Kondusif, Empat Kandidat Siap Berkompetisi pada Pilkades 2026–2034

Karawang, Infonewsnusantara – Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Cibalongsari, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, memasuki agenda penting melalui pelaksanaan pengambilan nomor urut calon kepala desa yang berlangsung di Kantor Desa Cibalongsari, Kamis (15/10/2026), mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan tersebut berlangsung tertib, aman, dan kondusif. Masing-masing bakal calon yang telah ditetapkan sebagai calon kepala desa hadir bersama para pendukungnya untuk mengikuti tahapan pengambilan nomor urut sebagai bagian dari proses demokrasi di tingkat desa.

Pelaksanaan tahapan tersebut dihadiri Ketua Panitia 11 Desa Cibalongsari, Yopie Yulianto, S., bersama Tim Penguji Pilkades tingkat Kecamatan Klari, unsur Pemerintah Desa Cibalongsari, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Cibalongsari, serta TNI dan Polri. 

Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tahapan Pilkades agar berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung. Papar Yopie selaku ketua panitia

Berdasarkan hasil pengambilan nomor urut, empat calon Kepala Desa Cibalongsari untuk masa bakti 2026–2034 memperoleh nomor urut sebagai berikut:

Titi Hayati — Nomor Urut 1.
Taufik Ibrahim — Nomor Urut 2.
Ade Juliyani — Nomor Urut 3.
Jauhar Maknun — Nomor Urut 4.

"Pengambilan nomor urut bukan sekadar tahapan administratif, melainkan juga menjadi momentum bagi setiap calon untuk mempersiapkan diri menghadapi kontestasi demokrasi desa. Melalui proses ini, masyarakat mulai mengenali identitas masing-masing kandidat berdasarkan nomor urut yang diperoleh." Ucap yopie

Dalam konteks demokrasi di tingkat desa, Pilkades memiliki arti strategis karena kepala desa merupakan figur yang berperan langsung dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pemberdayaan masyarakat, serta pelayanan publik.

Lebih lanjut yopie menjelaskan, Oleh karena itu, pelaksanaan Pilkades diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi untuk memperoleh dukungan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang bagi lahirnya gagasan, visi, dan misi yang berorientasi pada kemajuan desa serta peningkatan kesejahteraan warga.

Yopie berharap, Situasi kondusif yang terjaga selama pengambilan nomor urut menjadi modal positif dalam mengawal tahapan Pilkades Cibalongsari selanjutnya. Seluruh pihak diharapkan dapat mempertahankan suasana yang aman, damai, dan demokratis, dengan mengedepankan sikap saling menghormati di tengah perbedaan pilihan politik. 

Para calon beserta pendukungnya juga diharapkan mampu menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi, menjunjung tinggi etika politik, serta menghindari tindakan yang berpotensi memicu perselisihan di tengah masyarakat.

Pada akhirnya, keberhasilan Pilkades tidak hanya diukur dari terlaksananya seluruh tahapan secara tertib, tetapi juga dari kemampuan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan dan menjadikan proses demokrasi sebagai sarana untuk menentukan pemimpin yang mampu membawa Desa Cibalongsari menuju tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

Dengan diperolehnya nomor urut oleh keempat calon, tahapan Pilkades Cibalongsari masa bakti 2026–2034 selanjutnya diharapkan dapat berjalan lancar, transparan, dan menjunjung tinggi prinsip demokrasi, sehingga menghasilkan pemimpin yang memperoleh kepercayaan masyarakat serta mampu mengemban amanah demi kepentingan bersama. (Ki)

Senin, 05 Oktober 2026

Kodim 0604/Karawang Gelar Upacara HUT TNI ke 81, Dandim Sampaikan Amanat Panglima

KARAWANG, Infonewsnusantara — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadi momentum untuk memperkuat profesionalisme, kesiapan, serta sinergi TNI bersama seluruh komponen bangsa.

Pesan tersebut disampaikan dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan Dandim 0604/Karawang Letkol Inf Nanda Siswanto pada upacara peringatan HUT ke-81 TNI, Senin (5/10/2026).

Dalam amanatnya, Panglima TNI menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit dan aparatur sipil negara (ASN) TNI di berbagai wilayah atas dedikasi, loyalitas, kerja keras, serta pengabdian kepada bangsa dan negara.

Menurutnya, tingginya kepercayaan masyarakat terhadap TNI merupakan hasil dari pengabdian yang telah dilakukan selama ini. Kepercayaan tersebut sekaligus menjadi kehormatan dan amanah yang harus terus dijaga.

Panglima menegaskan, penguatan TNI melalui peningkatan kesejahteraan prajurit dan ASN serta modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi, kesiapan, dan profesionalisme.

"Semakin kuat TNI dan semakin modern kemampuannya, semakin besar pula tanggung jawab yang harus kita pikul," demikian pesan Panglima TNI dalam amanat yang dibacakan Dandim Karawang.

Panglima juga menyoroti perubahan lingkungan strategis yang semakin dinamis. Ketidakpastian global, perkembangan ruang informasi dan kognitif, ancaman terhadap keutuhan wilayah, hingga tuntutan integritas dalam pengelolaan sumber daya negara disebut menjadi tantangan yang harus dihadapi TNI.

Karena itu, TNI diminta tetap kokoh pada jati dirinya serta memiliki arah pengabdian yang jelas dalam menjaga persatuan, menegakkan kedaulatan, dan melindungi kekayaan nusantara.

Dalam amanat tersebut, Panglima TNI menekankan lima nilai utama yang harus menjadi budaya pengabdian, yakni profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif.

Profesional berarti setiap prajurit harus menguasai tugas dan tanggung jawab, meningkatkan kompetensi melalui latihan yang sungguh-sungguh dan realistis, serta menjalankan tugas dengan berpedoman pada hukum dan penuh integritas.

Sikap responsif diwujudkan dengan peka terhadap perubahan lingkungan tugas, mampu mengenali potensi ancaman sejak dini, serta bertindak cepat, tepat, dan terukur ketika negara dan rakyat membutuhkan.

Sementara itu, integratif menekankan pentingnya membangun sinergi dengan seluruh komponen bangsa agar kekuatan TNI menjadi bagian dari kekuatan nasional dalam menjaga stabilitas, mengawal pembangunan, dan mendukung kemajuan Indonesia.

Pada aspek modern, prajurit diminta menguasai alat peralatan pertahanan dan keamanan serta teknologi yang menjadi tanggung jawabnya. 

Sedangkan sikap adaptif diwujudkan dengan menjadikan setiap penugasan dan pengalaman sebagai bahan pembelajaran, sekaligus terus mengembangkan inovasi sesuai perkembangan ancaman.

Panglima TNI berharap kelima nilai tersebut dapat dilaksanakan secara konsisten dan menjadi arah pengembangan kemampuan TNI dalam berpikir, bersikap, dan bertindak, baik saat ini maupun di masa mendatang.

Peringatan HUT ke-81 TNI tahun ini mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”

Tema tersebut menegaskan pentingnya kekuatan TNI yang tidak terlepas dari dukungan dan kemitraan bersama rakyat dalam menjaga kedaulatan serta mendukung terwujudnya Indonesia yang maju, adil, dan makmur.

"Dirgahayu TNI. Prima! TNI kuat bersama rakyat, Indonesia berdaulat, adil dan makmur," demikian pesan penutup amanat Panglima TNI.

Upacara tersebut diikuti unsur TNI dan satuan terkait, di antaranya Dansubdenpom III/3-1 Karawang, Yonif Para Raider 305/Tengkorak, serta Yonif TP 941/Singaperbangsa.***

HUT TNI ke 81, Dandim Karawang Gelar Makan Bersama Gratis Dengan Pelaku Usaha Mikro

KARAWANG, Infonewsnusantara — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kabupaten Karawang berlangsung dengan konsep berbeda. 

Jajaran Kodim 0604/Karawang menggelar makan bersama gratis dengan melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta masyarakat.

Sebanyak 25 pelaku UMKM menyajikan beragam makanan gratis bagi sekitar 500 warga, unsur Forkopimda, pemerintah daerah, OPD, serta sejumlah pemangku kepentingan di Kabupaten Karawang.

Dandim 0604/Karawang Letkol Inf. Nanda Siswanto mengatakan, konsep tersebut dipilih untuk memperkuat kedekatan TNI dengan masyarakat.

"Alhamdulillah, untuk acara HUT ke-81 ini, kami mengambil konsep makan gratis bersama para pelaku UMKM di Kabupaten Karawang. Total ada 25 UMKM yang kami hadirkan dan sekitar 500 masyarakat yang kami undang," ujar Nanda pada Senin (5/10/2026).

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat hubungan TNI dengan masyarakat, pemerintah daerah, Forkopimda, dan seluruh pemangku kepentingan.

"Supaya TNI lebih dekat lagi dengan masyarakat, Forkopimda, dan seluruh pemangku kepentingan. Intinya, di ulang tahun ke-81 ini, kami semakin kuat apabila didukung oleh rakyat," katanya.

Nanda menegaskan, kebersamaan tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya keamanan dan kenyamanan masyarakat, sekaligus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), khususnya di Kabupaten Karawang.

"Satu harapan kami, TNI dicintai masyarakat," tegasnya.

Sementara itu, Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengapresiasi konsep perayaan yang melibatkan pelaku UMKM dan masyarakat secara langsung.

Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya memperingati hari jadi TNI, tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk berpartisipasi dan menghadirkan manfaat secara langsung bagi masyarakat.

"Terima kasih. Hari jadi ini luar biasa. Baru kali ini perayaan hari jadi dilaksanakan dengan melibatkan pelaku UMKM melalui gerobak-gerobak dorong yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," ujar Bupati Karawang.

Ia berharap kebersamaan antara TNI dan masyarakat terus diperkuat untuk mendukung pembangunan daerah dan ketahanan bangsa.

"TNI bersama rakyat menuju Indonesia kuat," pungkasnya. (Red).
© Copyright 2019 Infonews Nusantara | All Right Reserved